Jaga Mentalitas Pemain PSM Makassar Selama Jeda Kompetisi

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Sembilan laga tanpa terkalahkan jadi tren yang sangat bagus bagi PSM Makassar. Namun, laju tersebut harus terhenti sementara karena FIFA match day, sehingga BRI Liga 1 2022/2023 terhenti selama dua pekan.

Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares menjelaskan bahwa catatan impresif yang diraih tim bisa terganggu akibat jeda kompetisi. Demi mengantisipasi hal tersebut, ia fokus untuk menjaga mentalitas para pemain.

“Kami hanya akan fokus pada mentalitas pemain. Setelah pertandingan itu [vs Dewa United], saya pikir pemain sudah bahagia dan harus dipertahankan,” ungkap pelatih asal Portugal ini.

Dia menjelaskan, rasa lapar kemenangan ini harus tetap terjaga. Sebab, tanpa ada pertandingan kompetitif dalam waktu yang cukup lama, dia sedikit khawatir performa pemain akan turun begitu kompetisi dimulai lagi.

Terkait dengan peningkatan aspek mental ini, tugasnya simpel. Bernardo Tavares hanya berharap para pemain tetap fokus selama latihan. Hanya dengan itu, Wiljan Pluim dkk bisa terus menjaga stabilitas performa.

“Apa yang kami lakukan selama ini supaya bisa konsisten hanya fokus di dalam latihan. Selama pemain terus menunjukkan penampilan dan sikap seperti itu, saya pasti akan senang,” ujarnya.

Menjaga mentalitas ini penting untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk. Dia tidak naif sampai merasa penampilan impresif ini akan bertahan selamanya.

Ada waktunya PSM harus menerima kekalahan dari lawan. Hal tersebut diakuinya mungkin saja terjadi setelah jeda kompetisi. Sehingga penjagaan dan penguatan mentalitas ini bertujuan ke arah sana pula.

“Pada akhirnya kami akan kalah. Entah itu di pertandingan selanjutnya atau di pertandingan terakhir. Mau apapun yang terjadi, pemain harus tetap fokus di latihan,” tandasnya. (**)