Ryan Latief: Keputusan Penundaan Laga Final PSM vs Persija Hal Keliru

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Pengamat sepak bola Sulsel Ryan Latief angkat bicara terkait penundaan laga final Piala Indonesia antara PSM Makasaar kontra Persija Jakarta yang sedianya digelar di Stadion Mattoanging, Makassar, Minggu 28 Julj 2019.

Menurut Ryan Latief, PSSI tidak serta merta memutuskan hal tersebut. Meski ada insiden pelemparan bus pemain sehari jelang laga final, namun Ryan menyebutkan kejadian itu tidak pada hari pertandingan.

“Tidak bisa serta merta PSSI putuskan hal itu, sebab kejadian pelemparan itu bukan di hari pertandingan. Harusnya PSSI bertanggungjawab atas segala kerugian yang ditimbulkan pada hari ini. Sebab banyak pihak dirugikan. Pertama penonton, sponsor, dan TV yang menyiarkan siaran langsung,” kata Ryan, kepada Djournalist.com, Minggu 28 Juli 2019.

Dalam sejarah sepak bola partai final sebut Ryan baru kali ini dibatalkan meski tidak ada ancaman yang berarti.

“Hari ini semua aman terkendali. PSM harus gugat PSSI atas segala kerugian yang ditimbulkan. Seandainya hari ini terjadi keributan di stadion yang disebabkan oleh penonton, maka wasit dan IP yang berhak menghentikan pertandingan,” jelas mantan calon Ketum PSSI itu.

PSSI sendiri telah melayangkan surat ke dua klub peserta final Piala Indonesia PSM dan Persija. Dalam surat PSSI yang bernomor 2709/AGB/536/VII/2019 yang ditujukan kepada Manajemen PSM dan Persija berkenaan dengan penundaan final Piala Presiden 2019.

“Atas pertimbangan aspek keamanan dan kenyamanan pelaksanaan pertandingan final Piala Indonesia 2018/2019 leg kedua antara PSM melawan Persija Jakarta yang sedianya akan berlangsung pada tanggal 28 Juli 2019, memutuskan untuk menunda pelaksanaan final Piala Indonesia,” tulis PSSI dalam surat yang ditujukan kepada PSM dan Persija.

PSSI juga belum memberikan kepastian jadwal pertandingan final Piala Indonesia 2019 berikutnya antara PSM kontra Persija.

‘Penundaan pelaksanaan final Piala Indonesia dengan waktu yang akan ditentukan kemudian,” tulis PSSI, Minggu tadi. (**)