Surabaya Fever dan Merah Putih Jakarta Absen, Flying Wheel Makassar Target Lolos Empat Besar

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Jelang Srikandi Cup musim 2018/2019, semua tim tengah mematangkan persiapan mereka, tidak terkecuali yang dilakukan tim basket putri Flying Wheel Makassar untuk menghadapi Seri I yang akan berlangsung empat hari lagi di Bali pada tanggal 26 November hingga 1 Desember mendatang.

Musim ini Flying Wheel Makassar di arsiteki oleh Eddy Winarso. Berbekal 100% pemain lokal, Eddy Winarso tidak merasa kecil hati dalam menangani Azizah Abbas dan rekan-rekannya, meski musim lalu mereka menempati peringkat ketujuh dari delapan kontestan.

“Srikandi Musim ini pasti akan muncul juara baru juara baru. Dan yang pasti juga di musim ini pertandingan dan persaingan makin ketat dan seru. Kami sudah melakukan latihan intensif dari bulan September dan semoga hasil kerja keras anak-anak berlatih di lapangan bisa membuahkan hasil yang terbaik dengan target yang saya canangkan yakni lolos di empat besar. Saya rasa peluang itu ada dengan absennya Surabaya Fever dan Merah Putih Jakarta, “ ujar Eddy Winarso,

Selama sepekan terakhir ini, Eddy terus menggenjot secara intensif persiapan timnya. Jika biasanya mereka rutin berlatih satu kali sehari, kali ini ia menambah jadwal latihannya menjadi dua kali sehari yang dilakukan dalam satu pekan terakhir. Beberapa materi tambahan dan latih tanding juga menjadi santapan wajib yang harus mereka lahap.

Azizah Abbas salah satu pemain Flying Wheel, mengaku optimis jelang mengarungi musim keduanya di Srikandi Cup. Ia bersama rekan satu timnya banyak belajar dari musim lalu dan mereka kini lebih siap membenahi mental bertanding dan meningkatkan kekompakan tim.

“Untuk Seri 1 intensitas latihan kami bertambah jadi dua kali sehari, libur itu cuma Sabtu dan Minggu. Tahun lalu pekerjaan rumah kami ada di mental bertanding dan juga kekompakan permainan. Hal itu yang sedang dibenahi oleh pelatih supaya kami bisa mencapai target lolos di empat besar,” ujarnya.

“Kendala kami memang masih menggunakan pemain lokal dan kurang diposisi pemain tinggi. Tapi itu tidak masalah buat saya, yang jelas sepekan ini kami terus mengasah kemampuan passing, dribbling, dan persentase menembak dari segala lini.” pungkas Eddy Winarso yang menyebut dua tim yang diprediksi jadi pesaing berat timnya di Srikandi Cup 2018/2019 yaitu Merpati Bali dan Tenaga Baru Pontianak. (**)