Laga Hidup Mati Arema FC Kontra Bhayangkara FC

Pelatih Bhayangkara FC Simon McMenemy saat berbincang.

Pelatih Bhayangkara FC Simon McMenemy saat berbincang.

MALANG, DJOURNALIST.com – Laga hidup mati akan tersaji dalam pertemuan Arema FC kontra Bhayangkara FC. Misi menang akan diusung Arema FC maupun Bhayangkara dalam laga Grup E Piala Presiden 2018, di Stadion Kanjuruhan, Malang, Selasa 30 Januari 2018.

Di mana hasil seri atau kalah bisa membuat peluang Arema FC dan Bhayangkara FC pupus. Itu mengingat hanya ada satu tiket yang tersisa untuk fase knock out dari Grup E untuk bertanding di Solo pada 3-4 Februari 2018 mendatang.

Saat ini, Arema FC menduduki posisi puncak klasemen grup. Singo Edan hanya unggul selisih gol dari Bhayangkara FC yang menempati tempat kedua yang juga mengemas empat poin.

Oleh karena itu, pelatih Arema FC Joko Susilo menyiapkan strategi khusus untuk meredam agresivitas skuat Bhayangkara FC. Ia menilai The Guardian lebih banyak mengandalkan sayap.

“Tetapi bagaimana detailnya kami tidak bisa beberkan. Ini berhubungan dengan hasil observasi terhadap kekuatan Bhayangkara FC,” ucap Joko Susilo.

Misi serupa juga dipatok Bhayangkara FC. Namun, juara bertahan kompetisi kasta teratas itu tidak bisa memainkan penjaga gawang andalannya Awan Setho saat melawan Arema FC.

Awan Setho terpaksa absen karena mengalami cedera ketika Bhayangkara FC dikalahkan FC Tokyo 2-4 saat laga persahabatan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), akhir pekan kemarin. Alhasil, Bhayangkara FC mesti memainkan kiper lain untuk mengisi mistar gawang.

“Kami sudah siap untuk melakoni pertandingan lawan Arema FC. Para pemain sudah berlatih keras buat meraih kemenangan dalam laga nanti,” kata Simon McMenemy, Pelatih Bhayangkara FC. (**)