Persipura Menanti Kepastian Sponsor dari Bank Papua dan PT Freeport Indonesia

Pemain-pemain Persipura Jayapura saat merayakan gol pada pertandingan kompetisi musim lalu menghadapi Persija Jakarta.

Pemain-pemain Persipura Jayapura saat merayakan gol pada pertandingan kompetisi musim lalu menghadapi Persija Jakarta.

JAYAPURA, DJOURNALIST.com – Menjelang bergulirnya kompetisi musim depan, Manajemen Persipura saat ini masih menanti kepastian sponsor untuk mendanai tim kebanggaan warga Jayapura tersebut. Ada dua calon sponsor yang ditunggu adalah sponsor dari Bank Papua dan PT Freeport Indonesia (PTFI).

Ketua Umum Persipura Benhur Tommy Mano mengaku optimistis dua perusahaan tetap menjadi sponsor buat Tim Mutiara Hitam. Apalagi hubungan antara Persipura dengan Bank Papua dan PTFI sudah terjalin lama.

“Lewat dukungan finansial yang mapan, manajemen Persipura berharap bisa segera memulai persiapan. Termasuk sebagai awal adalah mengontrak pelatih Peter Butler,” kata BTM, panggilan akrab Benhur Tommy Mano yang juga Walikota Jayapura itu.

Manajemen Persipura memperkirakan kebutuhan dana untuk menjalani musim 2018 mencapai Rp 30-35 miliar. Persipura setidaknya di musim 2018 akan mengikuti tiga ajang kompetisi.

Adapun tiga ajang yang direncanakan diikuti Persipura adalah Piala Presiden 2018, Liga 1 2018, dan kemungkinan Piala Presiden 2018. Tim paling sukses di ISL itu berharap bisa meraih prestasi maksimal pada musim 2018.

Terkait hal ini Direktur Utama Bank Papua F. Zendarto mengungkapkan bila pihaknya masih menghitung berapa besaran yang bisa dibantu. Pasalnya biaya promosi tidak boleh melebihi kemampuan keuangan.

“Prinsipnya kami mendukung selama kondisi memungkinkan. Kami segera bertemu dengan manajemen Persipura di awal 2018,” ucap F. Zendarto. (**)

View this post on Instagram

Ketua Umum Persipura Jayapura Benhur Tomi Mano selasa (5/12) malam tadi bertemu langsung dengan Calon Pelatih Persipura Jayapura, beliau adalah Coach Peter Butler, asal Inggris di salah satu Hotel di Jakarta. Orang nomor 1 Port Numbay ini menyatakan bahwa ia sudah melihat CVnya dan pelatih ini punya pengalaman cukup, dia juga pernah di Indonesia beberapa tahun lalu, sempat menangani Persiba Balikpapan waktu itu kemudian menangani klub di Malaysia. Beliau sudah cukup mengerti sepakbola Indonesia, bisa berbahasa Indonesia menjadi nilai tambah agar lancar berkomunikasi bersama pemain nanti. BTM (Benhur Tomi Mano) juga menambahkan kalau saat ini, memang belum ada tanda tangan kontrak tetapi pembicaraan kita sudah ditahap sepakat, jadi kontrak tinggal tunggu waktu dan sponsor saja. Kemudian di waktu yang bersamaan Coach Peter berkomitmen pada Ketua Umum bahwa beliau akan berusaha sebaik mungkin agar bisa membawa Persipura ke posisi terbaik untuk kompetisi musim depan, beliau juga senang karena bisa menukangi Persipura Jayapura. Kita berdoa dan beri dukungan semoga Peter Butler bisa berikan yang terbaik buat Muriara Hitam. Sekarang kita tinggal menunggu respon Freeport dan Bank Papua untuk kelanjutan kerjasama 2018. BTM sangat berharap kita bisa didukung Rp 10 Miliar dari Bank Papua dan Rp 12 Miliar dari Freeport, itu harapan saya, kalau kita bisa dapat nilai itu kita akan bisa bergerak leluasa di bursa transfer.

A post shared by persipurapapua1963 (@persipurapapua1963) on